Senin, 01 Agustus 2016

Rangkuman materi kelas 8 K13

 Assalamu'alaikum wr. wb
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi rangkuman materi kelas 8 Kurikulum 2013  yang mungkin teman-teman banyak yang mencari karena diberi tugas untuk merangkum materi. Mungki rangkuman materi yang saya buat tidak begitu lengkap, tetapi mungkin bisa membatu dan mengurangi sedikit beban teman- teman semua. 

 Teks Diskusi

A.      Teks diskusi adalah teks yang memberikan dua pendapat (mendukung dan menentang) mengenai suatu hal.

B.      Struktur Teks Diskusi
          •       Isu atau masalah di dalam teks diskusi berisi masalah yang akan didiskusikan lebih lanjut.
          •       Argumen mendukung, pada bagian berisi argumen (alasan) yang mendukung.
          •       Argumen menentang, berisi argumen yang bertentangan dengan argumen yang mendukung.
          •       Kesimpulan, berisi kesimpulan dan rekomendasi mengenai isu yang dibahas. Usahakan mengambil jalan tengah dari isu yang  
 
                  dibahas.
 

C.      Kata Nomina (Kata Benda) Konkret dan Kata Benda Abstrak
          •       Rumah itu sedang dibangun. (kata benda konkret)
          •       Keadilan harus ditegakkan.  (kata benda abstrak)

D.      Konjungsi
           •       Konjungsi sebab
 
         menjelaskan bahwa suatu peristiwa terjadi karena suatu sebab tertentu. Konjungsinya antara lain:
 apabila, jika, sebab, dan karena.
           •       Konjungsi  akibat
 
         menjelaskan bahwa suatu peristiwa terjadi akibat suatu hal yang lain. Konjungsinya antara lain:
 sehingga, sampai, maka, dan         
         akibatnya.
           •       Konjungsi penegasan
 
         menghubungkan hal yang menegaskan suatu hal. Konjungsinya antara lain:
 bahkan, malah (malahan), lagipula, apalagi,  
         jangankan, dan selain itu.
           •       Konjungsi perlawanan (kontras)
         menyatakan suatu hal yang bertentangan. Konjungsinya antara lain:
 tetapi,  sedangkantidak … tetapi, bukan … melainkan, dan  
         sebaliknya

E.       Kohesi Leksikal (adalah kepaduan yang dicapai melalui pemilihan kata) 
           1. Kohesi Bentuk Pengulangan
 
               •       Pada Sabtu, di SD Patompon diadakan rekreasi ke Keraton Surakarta,
 Waduk Gajah Mungkur dan Tawangmangu. Pada waktu 
               itu berangkat dari sekolah pukul 06.30 dan pukul 10.00 sampai di
 Waduk Gajah Mungkur dan pada 16.00 sudah sampai ke  
              Tawangmangu. 
          2. Kohesi Bentuk Sinonim
 
              •       Ia kagum dengan
 pria yang duduk di serambi itu. Lelaki itu sederhana, tetapi berbudi mulia.
          3. Kohesi Bentuk Antonim
 
              •      
 Laki-laki lebih rasional, lebih aktif, lebih agresif. Wanita sebaliknya: lebih emosional, lebih pasif, lebih submisif 
          4. Kohesi Bentuk Hiponim (bersifat umum-khusus)
              •       Indonesia kaya akan
 jenis bunga. Ada bunga matahari yang bunganya berwarna kuning. Bunga mawar dengan ciri khas 
              bunga berwarna merah dan terdapat duri pada tangkainya, serta memiliki bau yang khas. Sama halnya mawar,
 bunga melati juga 
              memilki bau yang khas tetapi bunganya berwarna putih.
 

F.       Modalitas adalah kata yang mempunyai makna kemungkinan, kenyataan, keharusan, dan sebagainya yang dinyatakan dalam kalimat. 
           Contoh kata modalitas: ingin, akan, dapat, harus.

G.     Kalimat utama adalah sebuah kalimat yang diperjelas oleh kalimat-kalimat lain dalam suatu paragraf. Dengan kata lain, kalimat utama 
          adalah kalimat yang berisi gagasan utama.
 

H.     Kalimat penjelas adalah kalimat yang memperjelas, menguraikan, atau berupa rincian-rincian tentang kalimat utama. 

I.        Macam-macam Diskusi:
           1. Seminar
                                Pertemuan para pakar yang berusaha mendapatkan kata sepakat mengenai suatu hal.
           2. Sarasehan/Simposium
 
                Pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat para ahli mengenai suatu hal/masalah dalam bidang tertentu.
           3. Lokakarya/Sanggar Kerja
 
                Pertemuan yang membahas suatu karya.
           4. Muktamar
 
                Pertemuan para wakil organisasi mengambil keputusan mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama.
           5. Konferensi
 
                Pertemuan untuk berdiskusi mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama.
           6. Diskusi Panel
                Diskusi yang dilangsungkan oleh panelis dan disaksikan/dihadiri oleh beberapa pendengar, serta diatur oleh seorang moderator.
           7. Diskusi Kelompok
 
                Penyelesaian masalah dengan melibatkan kelompok-kelompok kecil.


                                                                                                             
 Teks Ulasan
 
 
A.      Teks ulasan adalah teks yang ditujukan untuk meninjau/menilai suatu karya untuk mengetahui kualitas, kelebihan, dan kelemahannya.

B.      Struktur Teks Ulasan
           •      
 Orientasi : berisi gambaran umum karya sastra yang akan diulas, misalnya, berisi tentang gambaran umum sebuah karya atau  
           benda yang akan diulas. Gambaran umum karya atau benda tersebut dapat berupa nama, kegunaan, dan sebagainya.
           •      
 Tafsiran : berisi pandangan sendiri mengenai karya atau benda yang diulas.
           •      
 Evaluasi : penulis mengevaluasi (kelebihan dan kekurangan) karya, penampilan, dan produksi.
           •      
 Rangkuman : penulis memberikan ulasan akhir yang berisi simpulan karya tersebut. Rekomendasi kepada pembaca (layak atau 
           tidak untuk dibaca/ditonton).
 

C.   
 Majas metafora: majas yang menggunakan kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya.
        Contoh:
        •    Andi menjadi
 kambing hitam dalam persoalan itu. 
        •    Andi menjadi
 tulang punggung keluarga.

D.     
 Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari beberapa kalimat dasar. Struktur kalimat majemuk terdiri dari dua kalimat dasar  
          atau lebih (Subjek Predikat konjungsi Subjek Predikat). Kalimat majemuk ini terdiri dari kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk 
 
          bertingkat.

E.      
 Kata Penghubung Kalimat Majemuk Setara, antara lain: dan, dan lagi, lagi pula, serta, lalu, kemudian, atau, tetapi, sedang (kan), 
           melainkan, sebaliknya, bahkan, malahan.

F.       Contoh kalimat majemuk setara:
           Ibu membersihkan meja dan adik menyapu lantai.

G.    
 Konjungsi yang digunakan dalam kalimat majemuk bertingkat adalah ketika, karena, supaya, meskipun, jika, bahwa, agar dan 
         sehingga. 

H.     Contoh kalimat majemuk bertingkat:
           Hujan turun selama tiga hari tiada henti-hentinya sehingga banjir melanda sawah dan ladang petani desa itu.


                                                                                                           
 Teks Fabel

 
 A.      Teks fabel adalah teks dongeng yang menceritakan kehidupan hewan yang mempunyai sifat seperti manusia.

 
 B.      Struktur Teks Fabel
            •       Bagian
 orientasi merupakan bagian awal yang berisi pengenalan tokoh, latar tempat dan waktu, dan awalan masuk ke tahap  
            berikutnya.
 
            •       Bagian
 komplikasi berisi tokoh utama berhadapan dengan masalah (problem). Bagian ini menjadi inti teks narasi dan harus ada. 
            Jika masalah pada bagian ini tidak ada, penulis harus menciptakannya.
 
            •       Bagian
 resolusi berisi pemecahan masalah. Masalah harus diselesaikan dengan cara yang kreatif. 
            •      
 Koda merupakan bagian terakhir dari struktur teks cerita fabel. Koda berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang 
            dapat dipetik dari cerita tersebut.
 

C.    
 Kata kerja aktif transitif adalah kata kerja aktif yang memerlukan objek dalam kalimat, misalnya memegang, mengangkat. 
         Contoh kalimat yang menggunakan kata kerja aktif transitif:
        
 Andrian melempar bola basket ke ring. 

D.    
 Kerja aktif intransitif adalah kata kerja aktif yang tidak memerlukan objek dalam kalimat, misalnya diam.
          Contoh kalimat yang menggunakan kata kerja aktif intransitif:
         
 Rossa bernyanyi gembira.

E.     
 Kata kerja adalah kata yang menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga untuk menunjukkan 
          keadaan. Kata kerja biasanya menjadi Predikat dari suatu kalimat.
         
 Contoh: berlari, makan, mandi, tersenyum, dsb.

F.     
 Kata sifat adalah kata yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau keadaan orang, benda, atau binatang.
         
 Contoh: mahal, indah, jelek, tinggi,dsb.


Teks Eksposisi : 
Teks yang berisi pendapat disertai argumen/alasan yang mendukung pendapat tersebut. 

Teks Cerpen :
Cerita pendek dengan manusia sebagai tokoh utamanya, dan ada amanat yang disampaikan
Sumber : http://ricobelen.weebly.com/materi-bahasa-indonesia-kelas-8-semester-ganjil.html